Selasa, 22 September 2009

Sekarang Tidur Siang Bisa Menyelamatkan Nyawa Anda

Berita baik buat anda yang sering tertidur di saat kerja (termasuk saya :) ). Sara Mednick, Ph.D., seorang peneliti psikologi di Salk Institute-University of California, bersama Mark Ehrman menulis sebuah buku yang berjudul “Take a Nap! Change your Life,” (Tidur sianglah! Ubah Hidup Anda-red). Mengapa hanya sekedar tidur bisa mengubah hidup anda? Nggak tanggung-tanggung…tidur di saat jam produktif lagi…bisa-bisa kena marah atasan bukan?

Sabar dulu…menurut Sara ternyata tidur siang justru membantu menurunkan resikoangka kecelakaan kerja, kurang produktif & kurang baik bagi kesehatan fisik & mental bagi seorang pekerja.

Disamping itu sebuah penelitan juga diadakan terhadap 23.681 pria usia paruh baya di Yunani selama 6 tahun. Mereka yang tidur siang selama 1,5 jam, paling sedikit 3 kali per minggu, menunjukkan 37% lebih kecil peluang terkena serangan jantung dibandingkan pria yang tidak tidur siang. Hal ini juga diperkuat dalam siaran berita CNN tanggal 13 Februari 2007. Tajuknya pun bikin orang gregetan “Tidur Siang di Kantor Menyehatkan”.

Dr.Trichupolous pun telah meneliti sekelompak orang dengan rentang usia 20-86 tahun. Dia berpendapat,”Saya menyarankan jika memungkinkan lakukanlah tidur siang. Jika anda mempunyai sofa untuk istirahat di kantor atau tempat kerja, manfaatkanlah.”

Para ahli diatas menyarankan tidur dalam durasi pendek, 15-30 menit. Yang sangat menarik justru disampaikan oleh Prof.Avi Karni & Dr.Maria Korman yang menyatakan bahwa tidur 1,5 jam bisa membantu mengkonsolidasi memori otak kita.

Di Perancis sudah diberlakukan aturan ini. Dengan blak-blakan menteri kesehatan Perancis, Xavier Bertrand, mengatakan, “Why not a nap at work? It can’t be a taboo subject”. Di negara maju lain, semacam Amerika Serikat, walaupun tidak diturunkan dalam bentuk regulasi tetapi beberapa kantor sudah menyadari hal ini & membuat ruangan khusus bagi karyawannya yang hendak tidur siang.

Dan, masih banyak lagi data-data penelitian lain yang mendukung tentang “tidur siang” yang bisa anda temukan di buku ke-4 Ensiklopedia Mukjizat Alquran & Hadis.

Oke, itu semua kata ilmuwan. Lantas bagaimana Islam memandang hal ini? Ini dikupas dalam hadis :

Rasulullah saw. bersabda, “Tidur sianglah, karena setan tidak tidur siang.” (H.R. Thabrani). Menurut Al-Jauhari, tidur siang itu adalah tidur sebentar di tengah hari (menjelang shalat Zhuhur).
Selain itu, menurut Rasulullah saw. tidur siang juga bermanfaat agar dapat melakukan sholat Tahajud, berdzikir, atau untuk belajar di malam hari.

Al-Zamakhsyari mengomentari makna hadis ini dengan mengatakan,”Tidur siang adalah tidur sebelum waktu zhuhur.” Sebagian ulama mengatakan,”Dari segi medis, dianjurkan tidur setelah sarapan dan berjalan setelah makan malam meski Cuma seratus langkah.”

Saya sudah coba ini beberapa kali dan hasilnya betul-betul menyegarkan otak kita (apalagi anda yang terbiasa bekerja under fully pressure).

Jadi, setelah membaca posting ini apakah anda akan beramai-ramai membuat petisi untuk atasan di kantor anda agar minta disiapkan satu ruang tidur? Bagaimana menurut anda sebaiknya, mengingat kultur kerja di kota-kota besar Indonesia belum terbiasa dengan hal ini?

- 1 Juni 2009

Sumber :

http://www.mukjizatalquran.com/2009/06/sekarang-tidur-siang-bisa-menyelamatkan-nyawa-anda/

24 September 2009

Menghitung Durasi Tidur yang Pas

Berapa sebenarnya kebutuhan tidur manusia? Ada yang menyatakan kebutuhan tidur akan cukup jika tercukupi 8 jam. Tetapi, ada juga studi yang mengklaim kalau tidur berlebih justru buruk bagi kesehatan. Lantas, pendapat mana yang paling tepat?

Menurut Joyce Walsleben, co-author A Woman's Guide to Sleep, semua orang mempunyai kebutuhan tidur berbeda. Anda bisa mengukur sendiri apakah tidur Anda cukup atau tidak. Patokannya, "jika Anda tidak mengantuk pada situasi yang membosankan di siang hari, berarti tidur Anda cukup." Tidak ada patokan resmi berapa jam seseorang harus tidur.

Adapun mengenai pendapat yang menyatakan seseorang yang tidur lebih dari 8 jam semalam meninggal lebih muda dibandingkan mereka yang tidur antara 6 dan 8 jam, Najib Ayas, M.D., MPH, assistant professor of medicine dari University of British Columbia, menyatakan, para ilmuwan belum menemukan apakah tidur lebih lama merupakan penyebab dari buruknya kesehatan atau merupakan gejala dari gangguan kesehatan. Para peneliti hanya menduga, mereka yang tidur lama mungkin menderita gangguan seperti sleep apnea, depresi, atau diabetes yang tidak terkontrol sehingga mereka menghabiskan waktu lebih lama di tempat tidur. (MHS/dila)

- 1 September 2009


Sumber :

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/sehat/2009/09/01/407/Menghitung.Durasi.Tidur.yang.Pas

24 September 2009

Susah Tidur? Nikmati Makanan Ini!

Punya masalah dengan tidur? Yang dimaksud bukanlah insomnia, tetapi kesulitan untuk merelaksasi pikiran dan menyiapkan diri untuk tertidur. Saat Anda mengalami gangguan seperti ini, biasanya Anda membutuhkan waktu yang lama untuk terlelap. Setelah sekian jam memejamkan mata dan berusaha terlelap, akhirnya Anda menyadari hal tersebut sia-sia. Setelah benar-benar mengantuk, Anda baru bisa tertidur dengan lelap hingga pagi hari.

Namun situasi seperti ini tentu akan menjengkelkan bila terus-menerus terjadi. Misalnya, Anda harus segera tidur karena besok harus mengejar pesawat paling pagi ke luar kota untuk urusan dinas. Agar tubuh Anda cepat rileks dan cepat tertidur, cobalah untuk mengonsumsi tiga asupan berikut ini:

Salad. Gillian McKeith, ahli gizi holistik, dan penulis You Are What You Eat dan Food Bible: How to Use Food to Cure What Ails You, mengatakan bahwa selada memiliki semacam getah yang berisi substansi semacam opium. Substansi yang disebut lactucin ini dapat membantu tidur dan relaksasi tubuh.

Teh dengan madu. McKeith merujuk pada beberapa penelitian yang sudah pernah diadakan, dimana ditemukan bahwa madu mengandung senyawa alami yang disebut orexin. Gunanya? Membantu otak untuk melunak, atau mengendur, dan bersiap untuk istirahat.

Oatmeal. Oats memiliki kandungan yang menenangkan dan menyembuhkan saraf, demikian menurut McKeith. DIN

- 22 September 2009


Sumber :

http://female.kompas.com/read/xml/2009/09/22/13044785/Susah.Tidur.Nikmati.Makanan.Ini.

24 September 2009

Kebaiasaan Tidur Pagi Ternyata Berbahaya

Menurut para salaf, tidur yang terlarang adalah tidur ketika selesai shalat shubuh hingga matahari terbit. Karena pada waktu tersebut adalah waktu untuk menuai ghonimah (pahala yang berlimpah). Mengisi waktu tersebut adalah keutamaan yang sangat besar, menurut orang-orang sholih.

Kita telah ketahui bersama bahwa waktu pagi adalah waktu yang penuh berkah dan di antara waktu yang kita diperintahkan untuk memanfaatkannya. Akan tetapi, pada kenyataannya kita banyak melihat orang-orang melalaikan waktu yang mulia ini. Waktu yang seharusnya dipergunakan untuk bekerja, melakukan ketaatan dan beribadah, ternyata dipergunakaan untuk tidur dan bermalas-malasan.

Saudaraku, ingatlah bahwa orang-orang sholih terdahulu sangat membenci tidur pagi. Kita dapat melihat ini dari penuturan Ibnul Qayyim ketika menjelaskan masalah banyak tidur yaitu bahwa banyak tidur dapat mematikan hati dan membuat badan merasa malas serta membuang-buang waktu. Beliau rahimahullah mengatakan,

“Banyak tidur dapat mengakibatkan lalai dan malas-malasan. Banyak tidur ada yang termasuk dilarang dan ada pula yang dapat menimbulkan bahaya bagi badan.

Waktu tidur yang paling bermanfaat yaitu :

[1]. tidur ketika sangat butuh,

[2]. tidur di awal malam –ini lebih manfaat daripada tidur di akhir malam-,

[3]. tidur di pertengahan siang –ini lebih bermanfaat daripada tidur di waktu pagi dan sore-. Apalagi di waktu pagi dan sore sangat sedikit sekali manfaatnya bahkan lebih banyak bahaya yang ditimbulkan, lebih-lebih lagi tidur di waktu ‘Ashar dan awal pagi kecuali jika memang tidak tidur semalaman.

Menurut para salaf, tidur yang terlarang adalah tidur ketika selesai shalat shubuh hingga matahari terbit. Karena pada waktu tersebut adalah waktu untuk menuai ghonimah (pahala yang berlimpah). Mengisi waktu tersebut adalah keutamaan yang sangat besar, menurut orang-orang sholih. Sehingga apabila mereka melakukan perjalanan semalam suntuk, mereka tidak mau tidur di waktu tersebut hingga terbit matahari. Mereka melakukan demikian karena waktu pagi adalah waktu terbukanya pintu rizki dan datangnya barokah (banyak kebaikan).” (Madarijus Salikin, 1/459, Maktabah Syamilah)

BAHAYA TIDUR PAGI [1]

[1]. Tidak sesuai dengan petunjuk Al Qur'an dan As Sunnah.

[2]. Bukan termasuk akhlak dan kebiasaan para salafush sholih (generasi terbaik umat ini), bahkan merupakan perbuatan yang dibenci.

[3]. Tidak mendapatkan barokah di dalam waktu dan amalannya.

[4]. Menyebabkan malas dan tidak bersemangat di sisa harinya.

Maksud dari hal ini dapat dilihat dari perkataan Ibnul Qayyim. Beliau rahimahullah berkata, "Pagi hari bagi seseorang itu seperti waktu muda dan akhir harinya seperti waktu tuanya." (Miftah Daris Sa'adah, 2/216). Amalan seseorang di waktu muda berpengaruh terhadap amalannya di waktu tua. Jadi jika seseorang di awal pagi sudah malas-malasan dengan sering tidur, maka di sore harinya dia juga akan malas-malasan pula.

[5]. Menghambat datangnya rizki.

Ibnul Qayyim berkata, "Empat hal yang menghambat datangnya rizki adalah [1] tidur di waktu pagi, [2] sedikit sholat, [3] malas-malasan dan [4] berkhianat." (Zaadul Ma’ad, 4/378)

[6]. Menyebabkan berbagai penyakit badan, di antaranya adalah melemahkan syahwat. (Zaadul Ma’ad, 4/222)

- 14 Agustus 2009

Sumber :

[1] Pembahasan berikut disarikan dari tulisan Ustadz Abu Maryam Abdullah Roy, Lc yang berjudul ‘Tholabul ‘Ilmi di Waktu Pagi’ dan ada sedikit tambahan dari kami. Dalam :

Muhammad Abduh Tuasikal

http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/514-kebiasaan-tidur-pagi-ternyata-berbahaya.html

24 September 2009


Tidur yang Sehat

Semua mahluk hidup memerlukan istirahat setelah melakukan aktivitas / kegiatan, karena aktivitas tersebut menggunakan jaringan sel hidup sehingga akan timbul kerusakan pada jaringan tersebut, istirahat ini bertujuan untuk memperbaiki kerusakan yang dimaksud. Selama kita tidur, tubuh mengganti sel-sel yang rusak dengan yang baru dan limbah serta uap kotor yang terjadi pun dibuang. Tidur ini tidak hanya diperlukan oleh manusia dan hewan saja, tumbuh-tumbuhan pun memerlukannya. Sebagai contoh saja, pada siang hari tumbuhan bunga matahari daun-daun kelopak bunganya terbuka dan menutup kembali pada waktu senja menjelang malam hari.

Mengenai tidur ini, tidak ada aturan kaku dan ketat yang diberlakukan, karena istirahat tidur ini tergantung pada usia, jenis pekerjaan, temperamen setiap individu. Bayi dan anak-anak memerlukan tidur lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Pada orang orang yang sudah berumur mereka sebenarnya lebih memerlukan istirahat daripada tidur yang sebenarnya, selama berbaring mereka lebih banyak menggunakan waktu untuk mengubah-ubah posisi berbaringnya saja. Orang yang bekerja dengan menggunakan otak/pikirannya memerlukan lebih banyak tidur dibandingkan dengan orang yang bekerja dengan fisiknya. Orang-orang yang lemah dan sakit-sakitan memerlukan lebih banyak tidur daripada orang sehat. Sebagai suatu ukuran, orang dewasa yang sehat dan banyak bekerja dengan otak/pikiran seyogyanya tidur selama tujuh jam.

Malam hari adalah waktu terbaik untuk tidur. Hal ini bukanlah masalah kebiasaan saja bahwa orang-orang yang bekerja pada siang hari akan tidur pada malam hari, namun secara alamiah terlihat bahwa siang hari lebih cocok untuk bekerja dan waktu malam digunakan untuk beristirahat/tidur. Pelaksanaan diluar aturan alamiah ini akan menimbulkan suatu beban yang lebih besar dan menghasilkan kondisi yang tidak sehat. Sebagai buktinya adalah bahwa para penjaga malam, dan bintang-bintang sinema yang bekerja di malam hari sebagai konsekwensinya harus tidur di siang hari, hal demikian dapat membuat suatu pengaruh yang dapat mengganggu kesehatannya.

Tidur mempengaruhi metabolisme tubuh dan merangsang daya asimilasi, itulah sebabnya jika tidur berlama-lama malah tidak sehat, karena tubuh kita menyerap / mengasimilasi limbah dan uap-uap kotor lagi, sehingga jika kita tidur kelamaan maka akibatnya kita bukannya menjadi segar bersemangat tetapi malah loyo. Disarankan untuk menata selang-selang (periode) aktivitas dan istirahat menjadi lebih pendek. Contoh yang terbaik adalah apa yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad SAW, beliau biasanya pergi tidur tidak terlalu malam kemudian bangun beberapa saat setelah lewat tengah malam untuk melakukan shalat Tahajjud, besoknya beberapa saat menjelang tengah hari beliau tidur sejenak. Ada juga orang-orang yang menyarankan agar pergi tidur larut malam kemudian bangun terlambat, hal seperti ini praktis tidak alamiah. Kita mengetahui bahwa hewan pun termasuk burung-burung bangun di awal waktu pagi, Seorang Muslim diperintahkan untuk bangun awal dan menjalankan shalat subuh dan praktek seperti ini adalah selaras dengan keadaan alami sehingga menyehatkan.

Tidur berbaring dengan posisi telentang adalah kurang sehat, karena menekan atau menyesakkan tulang punggung, bahkan kadangkala bisa menyebabkan kita ingin ke toilet/WC, juga tidur tengkurap atau menelungkup tidak praktis untuk pernapasan. Banyaknya tidur pada sisi kiri badan (menghadap kekiri) bisa menggangu kesehatan kita, karena menghimpit jantung sehingga sirkulasi darah terganggu dan mengurangi pasokan darah ke otak, jika ini terjadi kita akan mengalami mimpi-mimpi sedih memilukan, mimpi buruk/seram (nightmares) bahkan berjalan dalam keadaan tidur (somnabulisme). Posisi tidur terbaik menurut sains adalah pada sisi kanan tubuh (menghadap kekanan). Fakta ini telah diuji melalui riset medis modern yang panjang untuk membuktikan kebenaran ajaran Islam yang berkualitas wahyu, sebagaimana Rasulullah Muhammad SAW menganjurkan kepada para pengikut beliau untuk tidur berbaring pada sisi badan bagian kanan. Dalam posisi tidur diusahakan agar kepala menghadap ke Utara dan kaki mengarah ke Selatan, sehingga tubuh tidak menolak arus/medan magnet konstan mengaliri sekujur tubuh dari kutub magnetik Utara menuju ke Selatan dan 'terhubung' lancar ke sistem syaraf kita.

Perlu diketahui & diingat sehubungan dengan fenomena tidur ini, yaitu jika terdapat suatu keinginan, niat, ide didalam fikiran kita sebelum tidur maka hal-hal tersebut secara latent mengendap didalam alam bawah sadar kita sepanjang malam dan tanpa disadari akan mempengaruhi pikiran dan tindakan kita. Sebagai contoh, jika seorang anak kecil tertidur dalam keadaan menangis maka pada umumnya saat anak itu bangun dia akan menangis lagi. Selanjutnya, jika seorang bayi jatuh tertidur ketika sedang menyedot susu, ia juga akan membuat gerakan yang serupa ketika terbangun. Oleh sebab itu, kita dianjurkan agar mengarahkan perhatian kita sebelum tidur pada hal-hal yang berhubungan dengan moral dan spiritual..

Rasulullah Muhammad SAW menyuruh kaum Muslim untuk membaca dan merenungkan ayat-ayat Al Quran, yaitu ayat Kursi dan tiga surah terakhir dari Al Quran sebelum tidur. Ayat-ayat tersebut tidak untuk dirapalkan seperti jampi-jampi atau mantera. Sebagaimana dapat diketahui, ayat-ayat tersebut banyak berbicara mengenai keagungan dan keindahan sifat-sifat Tuhan, dan hal ini akan memberikan kesan yang dalam serta kuat di alam fikiran kita. Merenungkan sifat-sifat keTuhanan tersebut akan membersihkan dan meninggikan ruhani serta mendapat perlindungan Allah SWT terhadap segala godaan setan dan hal-hal yang merugikan. Praktek seperti ini jika kita laksanakan dengan baik maka akan menjadi sumber yang besar bagi kekuatan moral.

Tidak dianjurkan langsung tidur setelah makan malam. Ada pepatah lama mengatakan : berjalanlah sejauh 1 mil setelah makan malam, raihlah kebaikan untuk selamanya. Islam juga menganjurkan kita agar secara khusus menjalankan shalat Isya berjamaah di masjid. Perintah ini baik bagi jiwa maupun raga.

Sulit tidur atau tidur dengan kualitas yang buruk sering juga menjadi penyebab dan pendamping penyakit syaraf atau penyakit jiwa. Oleh sebab itu penting sekali untuk mendapatkan istirahat yang baik di malam hari. Sulit tidur bisa diatasi dengan suatu niat untuk tidur. Terdapat beberapa faktor yang membantu kita tidur, antara lain yaitu kebersihan tempat tidur, mandi air hangat, minuman hangat dsb.

Dakwah atau pengajaran Islam memang berdasarkan prinsip-prinsip kesehatan dan bersifat alami. Adalah sangat menyenangkan untuk mempelajari doktrin-doktrin Islam dipandang dari ilmu pengetahuan modern.


Sumber :

Dr. Shah Nawaz Khan
The Review of Religions, April 1993

http://www.alislam.org/indonesia/pustaka/articles/tidur_sehat.html

24 September 2009

Tidur Teratur, Cegah Penuaan Dini

Untuk mempertahankan hidupnya, manusia dituntut untuk bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Dan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tersebut, orang harus bekerja. Orang yang gila kerja, ia akan bekerja siang dan malam, bahkan sepertinya tidak mengenal waktu, sehingga ia mengorbankan satu hal yang sangat berarti, yaitu istirahat, diantaranya adalah tidur.

Jangan heran, karena kesibukannya, ada orang yang hanya mempunyai waktu tidur sangat terbatas. Kurang tidur akan mengakibatkan pengaruh yang negatif pada tubuh, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

TIDUR

Tidur adalah suatu proses yang sangat penting bagi manusia, karena dalam tidur terjadi proses pemulihan, proses ini bermanfaat mengembalikan kondisi seseorang pada keadaan semula, dengan begitu, tubuh yang tadinya mengalami kelelahan akan menjadi segar kembali.

Jika proses ini terhambat, organ tubuh tak bisa bekerja dengan maksimal, akibatnya orang yang kurang tidur akan cepat lelah dan mengalami penurunan konsentrasi, tak hanya itu, ada hal lain yang lebih berbahaya, kurang tidur akan menyebabkan proses penuaan bisa terjadi lebih cepat.

HORMON SOMATROPIN

Hormon Somatropin adalah suatu hormon yang sangat berperan penting untuk menghambat proses penuaan, dan hormon ini bisa dihasilkan ketika tidur.Hormon Somatropin bekerja untuk regenarasi sel. Ketika jadwal tidur seseorang mengalami gangguan, hormon tersebut tidak dapat diproduksi secara baik, akibatnya regenerasi sel akan terhambat, padahal tanpa regenarasi, sel-sel yang mati tidak akan tergantikan, kerja selpun akan terhambat.

Jika kerja sel terhambat, berbagai metabolisme tubuh juga tidak akan berlangsung dengan baik. Sehingga orang yang kurang tidur akan lebih cepat tua, lambat laun akan terjadi kemunduran fungsi pada berbagai organ tubuh, manifestasinya, bisa terjadi berbagai macam penyakit.

KUALITAS TIDUR

Kualitas tidur juga perlu menjadi perhatian, kualitas tidak bergantung pada jumlah, namun bergantung pada pemenuhan kebutuhan tubuh akan tidur. Setiap orang membutuhkan waktu tidur yang berbeda, ada yang butuh sekitar 10 jam, ada pula yang cuma 6 jam, lamanya waktu tidur bergantung individu, dan yang dapat mengukur adalah diri kita sendiri. Tetapi menurut aturan kesehatan, kebutuhan tidur untuk anak-anak adalah 8 sampai 10 jam, sedangkan untuk orang dewasa membutuhkan 6 sampai 8 jam.

Indikator tercukupinya waktu tidur tersebut adalah kondisi tubuh waktu bangun tidur, jika merasa segar setelah bangun tidur, berarti tidur kita sudah cukup, jika badan masih terasa loyo ketika bangun tidur berarti tidurnya masih kurang.

Karena itulah penting untuk memenuhi kebutuhan tidur, jangan sekali-kali memotong waktu tidur dengan alasan apapun, sebaiknya jadwal tidur sehari-hari diatur lebih baik supaya bisa mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Jika waktu tidur belum juga tercukupi dengan baik, penting untuk mengkonsumsiantioksidan. Selain membantu menghambat proses penuaan, antioksidan juga berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Tubuh yang sehat dan segar adalah dambaan setiap orang, Oleh sebab itu, adalah penting bagi Anda untuk menjaga tidur Anda. Pastikan Anda mendapatkan tidur yang mencukupi setiap hari. Karena dengan kondisi yang segar, kita bisa melakukan aktivitas lebih baik. (sud)


- 21 November 2005

Sumber :

http://www.kapanlagi.com/a/tidur-teratur-cegah-penuaan-dini.html

24 September 2009

Tidur

Tidur adalah keadaan istirahat alami pada berbagai binatang menyusui, burung, ikan, danbinatang tidak bertulang belakang seperti lalat buah Drosophila. Pada manusia dan banyak spesies lainnya, tidur adalah penting untuk kesehatan. Tanda tanda kehidupan seperti kesadaran, puls, dan frekuensi pernapasan mengalami perubahan. Dalam tidur normal biasanya fungsi saraf motorik juga saraf sensorik untuk kegiatan yang memerlukan koordinasi dengan sistem saraf pusat akan diblokade, sehingga pada saat tidur cenderung untuk tidak bergerak dan daya tanggappun berkurang. Fase peralihan dari sadar ke tidur disebut sebagaipradormitium dan fase peralihan dari tidur kembali ke sadar disebut sebagai postdormitium. Didalam ilmu kedokteran ilmu yang mempelajari gangguan tidur disebut sebagai somnologie.

Manusia menghabiskan sepertiga dari waktu hidupnya dengan tidur. Kita perlu hal ini, tetapi tak satupun yang tahu pasti apa gunanya tidur secara ilmiah. Artikel ini akan memberikan sedikit gambaran tentang aspek dari tidur tersebut mulai dari prosess fisiologis, selanjutnya patologis ( gangguan tidur ) dan teori tidur serta mimpi.

Dalam dunia hewan tidur adalah hal yang umum walaupun begitu ini tidak universal. Hewan darat misalnya tidur dengan menutup mata, sedangkan hewan laut belum dapat 100 persen dibuktikan, walau banyak yang menggangap bahwa mereka juga tidur. Lumba-lumba atau ikan paus bahkan mengorok. Lumba-lumba misalnya tidur dengan satu bagian otak saja atau hemisphare, hal ini dikarenakan penyesuaian kebutuhan seekor lumba-lumba bernapas dalam air. Oleh sebab itu lumba lumba tidak melalui fase tidur REM. Contoh lain misalnya singa laut dan anjing laut; mereka dapat tidur di darat maupun dilaut. jika di darat mereka mengalami fase tidru yang sama seperti manusia, jika di lautmengalami fase tidur yang sama seperti lumba-lumba.

Saat ini, semua hewan bertulang belakang ( lebih tepatnya bertulang rahang ) dipercaya ilmuwan mengalami fase tidur yang sama seperti manusia ( perkecualian: echidna ). Burung juga menunjukkan tidur, walau tidak pasti apakah mereka tidur dengan menginaktifkan sebagian otak. Pada beberapa binatang lain ular, kadal atu ikan sulit ilmuwan percaya mereka juga tidur. Penilaian dalam eksperimen menjadi semakin sulit ketika harus membedakan istirahat biasa suatu organismus dari keadaan tidur.


Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Tidur

24 September 2009